Web 2.0 merupakan istilah yang dilontarkan untuk mengangkat teknologi AJAX. Sementara AJAX sendiri sebetulnya hanya satu fitur yang merupakan penyederhanaan dari trik untuk mengendalikan perilaku browser agar mengambil konten dari penyedia layanan melalui hidden iframe. AJAX sejauh yang saya tahu merupakan kombinasi Javascript dan XMLDOM. Dalam pikiran saya, teknologi Web 2.0 akan membantu mengurangi bandwidth jaringan di kala tarif internet yang masih mahal dan aplikasi yang lebih responsif dan bebas layar kosong.

Tapi ternyata, pagi ini saya ukur sendiri. Gmail versi AJAX dan Gmail versi HTML jauh lebih bandwidth-friendly Gmail versi HTML. Paradoks sekali dengan apa yang tadinya saya bayangkan. Apalagi kalau melihat situs-situs lain yang (mungkin) kalau diukur proporsi antara informasi dan amplopnya (gambar untuk UI, markup layout, dan script) maka porsi untuk amplop akan lebih besar dan berbeda nyata dengan informasi. Okelah kita punya teknologi lain yaitu RSS. Well, More often than not penggunaannya juga salah strategi sehingga bukannya mengurangi konsumsi bandwidth malah menambah.



No Responses Yet to “AJAX dan Web 2.0”  

  1. No Comments Yet

Leave a Reply