#JuliNgeblog Der dritte Tag : Ramadhan in Wien

Tulisan kali ini ditulis setelah sahur. Jam di pojok layar menunjukkan pukul tiga lewat lima menit. Pertanda sudah masuk waktu mulai puasa hingga nanti buka jam sembilan sore.

Ya, puasa di belahan bumi eropa yang sedang dalam musim panas memang sedikit lebih panjang ketimbang puasa di tanah air. Tahun ini adalah tahun ke-empat sejak saya menjejakkan kaki di tanah yang penuh cerita sejarah masa lampau ini. artinya, ini kali keempat saya menikmati puasa dengan durasi sekitar 18 jam. Enam jam lebih lama dibanding biasanya.

Setelah kemarin menulis hal yang terlalu teknis sehingga mungkin sulit dinikmati oleh khalayak. Kali ini saya akan mencoba membuat tulisan yang lebih santai. Walaupun hari ini masuk tanggal ke-28 ramadhan, Sepertinya masih belum terlalu basi untuk membahas tentang bulan yang sering dikenal sebagai “bulan puasa”. Read More

Iklan